Madrids Photographer Marathon

BTN Targetkan Pangsa Pasar KPR Naik Jadi 35 Persen Tahun Ini

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) terus berupaya meningkatkan pangsa pasar pembiayaan rumah (KPR) nasional. Managing Director BTN Handayani mengemukakan, pada tahun 2016 lalu BTN menguasai pangsa pasar KPR nasional sebesar 33,9 persen.

Pada tahun ini, bank pelat merah khusus pembiayaan perumahan itu ingin mencapai market share hingga 35 persen. Salah satu cara untuk meningkatkan pangsa pasar adalah dengan meningkatkan porsi pembiayaan atau KPR non-subsidi.

Handayani menjelaskan, pada tahun lalu porsi pembiayaan KPR subsidi dibanding non-subsidi yaitu sebesar 55 persen banding 45 persen. “Tahun ini kita ingin fifty-fifty,” kata Handayani di Jakarta, Kamis (9/2/2017).

Handayani mengatakan, untuk mencapai target pangsa pasar 35 persen di 2017, maka BTN perlu mendapatkan volume pembiayaan lebih banyak. Jika ingin memperbesar volume di segmen subsidi, maka butuh banyak sekali unit yang harus dibangun. “Padahal suplainya sendiri sangat terbatas,” imbuh Handayani.

Oleh karena itu, BTN pada tahun ini akan mengincar lebih banyak segmen non-subsidi. Adapun pembiayaan KPR non-subsidi ini untuk rumah dengan kisaran harga Rp 700 juta hingga Rp 1,5 miliar.

Guna menggaet pasar ini, kata Handayani, pihaknya akan menggunakan bauran strategi pemasaran antara lain memberikan gimmick suku bunga, pemberian diskon provisi, kerja sama dengan pengembang dan artisek untuk desain interior.

Kendati perekonomian global tahun ini belum menentu, ditambah lagi kondisi domestik yang cukup hangat dengan dinamika politik, Handayani optimistis target tersebut dapat tercapai. "Karena ada tax amenesty. Sehingga ada opportunity orang-orang ini untuk berinvestasi di properti,” ucap Handayani.

Kompas TVBTN Turunkan Bunga KPR Hingga "Single Digit"